Monday, January 5, 2009

Syeikh Abdul Qadir Al-Jailani

Tokoh Islam Abad Ke 6: Syeikh Abdul Qadir Al-Jailani (471-561 H)Posted on Tuesday, January 15 @ 00:00:00 MYT
Topic: Tokoh Ilmuan Islam
ﺍﻠﺴﻼﻢﻋﻠﻴﻜﻡ
Sebagai umat Islam, sebaik-baiknya kita ambil tahu juga mengenai kisah tokoh-tokoh Islam di awal zaman kebangkitan dan kegemilangan Islam agar budipekerti, ketokohan serta semangat tokoh-tokoh ini boleh dijadikan teladan yang baik buat kita semua. Saya telah kumpulkan beberapa siri kisah-kisah yang patut kita semua ketahui. Semoga ianya dapat jadi bahan yang mendorong kita agar menjadi Muslim yang terbilang - Admin Megasutra:

SYEIKH ABDUL QADIR AL-JAILANI

Syeikh Abdur Qadir Jailani adalah adalah imam yang zuhud dari kalangan sufi. Nama lengkap beliau adalah Abdul Qadir bin Abi Shalih Abdullah bin Janki Duwast bin Abi Abdillah bin Yahya bin Muhammad bin Daud bin Musa bin Abdillah bin Musa al-Hauzy bin Abdullah al-Mahdh bin Al-Hasan al-Mutsanna bin al-Hasan bin Ali bin Abi Thalib. Al-Jailani dinisbahkan ke sebuah tempat di dekat Thobristan yaitu Jiil, atau Jilan atau Kilan.

Beliau lahir tahun 471H di Jailan. Di masa mudanya beliau pergi ke Baghdad dan belajar dari al-Qadhy Abi Sa'd al-Mukharramy. Beliau pun banyak meriwayatkan hadis dari sejumlah ulama pada masa itu di antaranya Abu Gholib al-Baqillany dan Abu Muhammad Ja'far as-Sirraj.

Syeikh 'Izuddin bin Abdissalam mengatakan: "Tidak ada seorangpun yang karamahnya diriwayatkan secara mutawatir kecuali Syeikh Abdul Qadir Jailani." Syeikh Nuruddin asy-Syathanufy al-Muqry mengarang sebuah buku yang menjelaskan tentang sirah dan karamah beliau dalam 3 jilid, dalam buku tersebut dikumpulkan semua berita yang berkaitan dengan Syeikh sama ada itu berita yang benar, palsu maupun hanya cerita rekaan. Wallahu a'lam.

Di antara cerita yang terdapat dalam buku tersebut adalah sebuah kisah yang diriwayatkan dari Musa bin Syekh Abdul Qadir al-Jailani ia berkata: Aku mendengar ayahku bercerita: Pada suatu waktu, ketika aku sedang berada dalam perjalanan di sebuah gurun. Berhari-hari lamanya aku tidak menemukan air, dan aku sangat kehausan. Tiba-tiba ada awan yang melindungiku dan turun darinya setitis air kemudian aku meminumnya dan hilang rasa dahagaku, kemudian aku melihat cahaya terang benderang, tiba-tiba ada suara memanggilku, "Wahai Abdul Qadir, Aku Rabbmu dan Aku telah halalkan segala yang haram kepadamu." Maka Abdul Qadir berkata: "Pergilah wahai engkau syaitan terkutuk." Tiba-tiba berubah menjadi gelap dan berasap, kemudian ada suara yang mengucapkan: "Wahai Abdul Qadir, engkau telah selamat dariku (syaitan) dengan amalmu dan fiqihmu." Demikian sedikit kisah tentang Abdul Qadir.

Syeikh Abdul Qadir memiliki 49 orang anak, 27 di antaranya adalah laki-laki. Beliaulah yang mendirikan tariqat al-Qadiriyah. Di antara tulisan beliau antara lain kitab:

Al-Fathu Ar-Rabbani
Al-Ghunyah li Thalibi Thariq Al-Haq dan
Futuh Al-Ghaib.
Beliau wafat pada tanggal 10 Rabi'ul Akhir tahun 561H bertepatan dengan 1166 M pada saat usia beliau 90 tahun.

Sumber:

http://geocities.com/risanuri/agama/SyekhAbdurQadiralJailany.html
http://www.eramuslim.com/usm/dll/43c24182.htm

Semoga Allah merahmati kita semua. Wassalam.

No comments: